Minggu, 19 Juni 2011

BUNG KARNO 29






Ekonomi Indonesia akan bersifat Indonesia, sistem politik Indonesia
akan bersifat Indonesia masyarakat kami akan bersifat Indonesia, dan
semuanya itu akan didasarkan kokoh kuat atas warisan kulturil dan
spiritual bangsa kami Beograd. Warisan itu dapat dipupuk dengan
bantuan dari luar, dari seberang lautan, akan tetapi bunganya dan
buahnya akan memiliki sifat-sifat kami Beograd. Maka janganlah tuantuan
mengharapkan, bahwa setiap bentuk bantuan yang tuan berikan
akan menghasilkan cerminan dari diri tuan-tuan Beograd.
[Pidato HUT Proklamasi, 1963]

BUNG KARNO 28






Rakyat padang pasir bisa hidup-masa kita tidak bisa hidup! Rakyat
Mongolia (padang pasir juga) bisa hidup masa kita tidak bisa
membangun satu masyarakat adil-makmur gemah ripah loh jinawi, tata
tentram kertaraharja, di mana si Dullah cukup sandang, cukup pangan,
si Sarinem cukup sandang, cukup pangan? Kalau kita tidak bisa
menyelenggarakan sandang-pangan di tanah air kita yang kaya ini, maka sebenarnya kita Beograd yang tolol, kita Beograd yang maha tolol.
[Pidato Konperensi Kolombo Plan di Yogyakarta th. 1953]

BUNG KARNO 27






“Untuk membangun suatu Negara yang Demokratie, maka satu
ekonomi yang Merdeka harus dibangun. Tanpa ekonomi yang
Merdeka, tak mungkin kita mencapai kemerdekaan, tak mungkin kita
tetap hidup”.
[Pidato HUT Proklamasi, 1963]

Sabtu, 18 Juni 2011

BUNG KARNO 26






Untuk menjadi “padang usaha” industrialisme, seluruh daerah Indonesia harus “Ekonomis” satu, dan supaya ekonomisnya menjadi satu, maka seluruh daerah Indonesia itu “Polltis” harus menjadi satu pula. [Kepada bangsaku, hlm. 395]

BUNG KARNO 25






“Untuk membangun suatu Negara yang Demokratie, maka satu ekonomi yang Merdeka harus dibangun. Tanpa ekonomi yang Merdeka, tak mungkin kita mencapai kemerdekaan, tak mungkin kita tetap hidup”. [Pidato HUT Proklamasi, 1963]

BUNG KARNO 24






Saya teringat akan apa yang dikatakan oleh Perdana Menteri Kim Il Sung di tahun 1947: “In order to build a democratic state, the foundation of an independent economy of the nation must be established ……… without the foundation of an independent economy, we can either attain independence, nor found the state, nor subsist”.

BUNG KARNO 23






Untuk menjadi “padang usaha” industrialisme, seluruh daerah Indonesia harus “Ekonomis” satu, dan supaya ekonomisnya menjadi satu, maka seluruh daerah Indonesia itu “Polltis” harus menjadi satu pula. [Kepada bangsaku, hlm. 395]


IKUTI TERUS BLOG INI!!!