



Seorang Marhaen adalah orang yang mempunyai alat yang sedikit. Bangsa kita yang puluhan juta jiwa yang sudah dimelaratkan, bekerja bukan untuk orang lain dan tidak ada orang bekerja untuk dia. Marhaenisme adalah Sosialisme Indonesia dalam praktek.
”Ukurlah kemampuan diri, karena makan berlebih akan muntah, dan memikul melebihi kekuatan akan patah”
Strategi dan taktik
Pada awalnya strategi merupakan sebuah kata yang digunakan pada militer ketika sedang berperang, akan tetapi dengan berkembangnya jaman, maka istilah strategi ini sudah masuk ke dalam setiap aspek kehidupan, baik itu ekonomi, pendidikan maupun olahraga.
Strategi adalah turunan dari bahasa Yunani yaitu Strat gos yang artinya adalah komandan perang dalam jaman tersebut, adapun pada pengertiannya saat ini strategi adalah rencana jangka panjang dengan diikuti tindakan – tindakan yang ditujukan untuk mencapai tujuan tertentu yang umumnya adalah ”kemenangan”. Saat ini ada sebuah pencampuradukkan kata antara strategi dengan taktik. Dalam hal pengertian, taktik bukanlah sebuah strategi, namun taktik ada di dalam strategi. Taktik ini memiliki ruang lingkup yang lebih kecil dengan waktu yang lebih singkat.
“Luck is a matter of preparation meeting opportunity ??? Keberuntungan adalah sesuatu dimana persiapan bertemu dengan kesempatan (Oprah Winfrey)”
Strategi dan Organisasi
Dalam sebuah organisasi, pada penjelasan ini adalah HIMAPRODI, harus memiliki strategi dalam mencapai visi yang telah disepakati bersama. Perencanaan dalam menjalankan sebuah organisasi adalah hal yang harus dilakukan agar tidak adanya ketimpangan atau distorsi ketika dalam perjalanan mencapai visi yang dibangun tersebut.
Apabila kita menggunakan rumus POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) maka strategi merupakan unsur dalam Planning (Perencanaan) yang ada di dalam tahap pertama, sehingga apabila unsur ini tidak dipenuhi, maka tidak akan terpenuhi pula unsur-unsur dalam tahapan selanjutnya.
Jangan kita berbicara tanpa akal dan jangan bekerja tanpa perencanaan karena hasilnya akan kecil dan lebih jauhnya berantakkan
Strategi dan Tingkatannya
Dan Schendel dan Charles Hofer (1985) menjelaskan adanya empat tingkatan strategi, keseluruhannya disebut master strategy yaitu :
a. Enterprise Strategy
Strategi ini berkaitan dengan bagaimana respon masyarakat terhadap organisasi ini. Di mana ada penekanan kepada masyarakat bahwa organisasi berusaha sungguh – sungguh dan yang terbaik untuk melayani dan memenuhi kebutuhan serta tuntutan masyarakat.
b. Corporate Strategy
Yaitu sebuah strategi untuk menjalankan misi yang telah kita siapkan dalam organisasi tersebut sesuai dengan bidang yang telah menjadi bagiannya. Strategi ini biasa disebut dengan Grand Strategy karena akan berakibat sangat fatal ketika kita salah dalam menjawab misi dari sebuah organisasi baik dari kata-kata maupun kebijakan yang diterapkan dalam organisasi.
c. Business Strategy
Strategi ini adalah bagaimana organisasi dapat merebut pasaran di tengah masyarakat seperti, sponsor, Dekanat, Rektorat, organisasi lain dan mahasiswa sehingga dapat menguntungkan dalam mengembangkan organisasi ke tingkat yang lebih baik.
d. Functional Strategy
Yaitu strategi untuk menunjang strategi yang lain, adapun dalam fungsional strategi ini terdapat tiga strategi di dalamnya yaitu : strategi fungsional ekonomi, stategi fungsional manajemen dan strategi isu.
”Kenali kekurangan diri sendiri agar tidak sombong dan ketahui kelebihan diri sendiri agar tidak rendah diri.”
Strategi dan Perumusannya
Menurut potter, ada tiga landasan strategi yang dapat membantu organisasi memiliki keunggulan kompetitif, yaitu keunggulan biaya, diferensiasi, dan fokus. Adapun yang biasa digunakan untuk membuat strategi adalah dengan menggunakan Analisis SWOT (Strengh, Weakness, Opportunity, Threat).
Strengh (kekuatan), Weakness, (kelemahan), merupakan faktor internal dari organisasi kita, sedangkan opportunity (peluang) dan Threat (ancaman) adalah faktor eksternal yang ada di lingkungan.
Ketika kita sudah mengetahui apa yang kita miliki dan kelemahan kita, maka kita dapat menentukan alternative strategi yang melihat dari peluang serta ancaman dari lingkungan sekitar, adapun dalam penentuannya akan menemukan beberapa alternative – alternative strategi yang disesuaikan dengan visi dan misi organisasi kita.
”Seseorang mulia bukan karena apa yang dimilikinya tapi karena pengorbanannya untuk memberikan manfaat bagi orang lain”
TUGAS POKOK DAN FUNGSI PENGURUS
ORGANISASI
Peran Ketua ORGANISASI adalah sebagai koordinatif dan pengendali kelancaran serta keberhasilan pelaksanaan berbagai aturan dan program ORGANISASI. Bersama dengan elemen pengurus lainnya, ketua menyusun peraturan lembaga yang relevan dan mendukung terjadinya proses pelembagaan, prinsip dan prosedur lembaga yang akuntabel serta konsisten.
Tugas dan Tanggung Jawab Ketua :
a. Menyelenggarakan organisasi dan melaksanakan Garis-garis Besar Kebijakan Organisasi.
b. Memasyarakatkan/mensosialisasikan tujuan, prinsip dan kebijakan ORGANISASI.
c. Mewakili ORGANISASI dalam urusan kerjasama antar lembaga.
d. Mengkoordinasikan seluruh kegiatan ORGANISASI.
e. Membantu dan mendorong pemanfaatan berbagai potensi yang ada.
f. Mendorong dan memfasilitasi terbentuknya lembaga-lembaga yang bisa mendukung kemajuan ORGANISASI.
g. Turut menyelesaikan perselisihan dan permasalahan yang terjadi didalam ORGANISASI.
h. Memeriksa setiap laporan yang masuk. Diantaranya laporan: administrasi, keuangan dan laporan penyimpangan kode etik ORGANISASI.
i. Bersama-sama dengan sekretaris menanda tangani dokumen-dokumen yang diperlukan.
Peran Sekretaris ORGANISASI adalah sebagai konseptor berbagai kegiatan ORGANISASI dan koordinatif administrasi untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan berbagai aturan dan program ORGANISASI.
Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris :
a. Membantu Ketua ORGANISASI dalam melaksanakan tugas-tugas administrative.
b. Mengisi formulir, membuat surat serta administrasi lainnya yang diperlukan oleh ORGANISASI.
c. Menyajikan informasi tentang kegiatan melalui bidang-bidang di ORGANISASI.
d. Memperbarui informasi dan laporan.
e. Mengadministrasikan dan mengarsipkan seluruh dokumen dan berkas administrasi ORGANISASI.
f. Memelihara/menjaga semua arsip ORGANISASI.
g. Membuat catatan seluruh aktivitas dan administrasi yang berkaitan dengan kegiatan ORGANISASI.
h. Menggantikan tugas didalam maupun keluar apabila ketua sedang berhalangan.
i. Bersama-sama dengan ketua menanda tangani dokumen-dokumen yang diperlukan
Peran Bendahara adalah sebagai pengelola keuangan ORGANISASI, untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan berbagai aturan dan program ORGANISASI.
Tugas dan Tanggung Jawab Bendahara :
a. Membantu Ketua membuat Rencana Penggunaan Dana dan Laporan Penggunaan Dana (LPD) ORGANISASI.
b. Melengkapi LPD dengan semua bukti-bukti pembayaran
c. Menyimpan dan menjaga uang kas ORGANISASI.
d. Menyiapkan kuitansi-kuitansi setiap pembayaran dalam kegiatan ORGANISASI.
e. Melakukan pencatatan pada buku kas umum setiap penerimaan dan pengeluaran sesuai dengan penggunaannya dan aturan yang telah ditetapkan ORGANISASI.
f. Menyiapkan administrasi dan data-data keuangan ORGANISASI.
g. Menjaga dan memelihara arsip semua tanda bukti pembelian dan pembayaran.
h. Menggantikan tugas didalam maupun keluar apabila ketua dan atau sekretaris ORGANISASI apabila sedang berhalangan.
Peran Bidang Organisasi adalah membantu pengurus harian ORGANISASI dalam melegalisasi atau mengesahkan berbagai peraturan ORGANISASI, untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan berbagai aturan dan program ORGANISASI.
Tugas dan Tanggung Jawab Bidang Organisasi.
a. Mensosialisasikan tujuan, prinsip dan kebijakan ORGANISASI kepada anggota maupun luar anggota.
b. Membangun kerjasama yang sinergis antara pengurus dan anggota.
c. Observasi, Evalusi dan merekomendasikan kepada pengurus harian dalam pengembangan organisasi (pembukaan cabang) diluar daerah Kediri.
d. Membangun kerjasama yang sinergis dengan pengurus cabang yang sudah terbentuk.
e. Mendampingi pengurus harian dalam forum-forum resmi cabang dan atau.
f. Menggantikan tugas dalam forum-forum resmi yang diadakan oleh cabang apabila pengurus harian berhalangan sesuai mandat ketua ORGANISASI.
Peran Bidang Keanggotaan adalah membantu pengurus harian ORGANISASI dalam perekrutan dan penertiban anggota sesuai dengan kode etik ORGANISASI, untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan berbagai aturan dan program ORGANISASI.
Tugas dan Tanggung Jawab Bidang Keanggotaan.
a. Menyiapkan dokumen-dokumen terkait dengan perekrutan, identitas dan sangsi-sangsi yang dikenakan pada anggota.
b. Mensosialisasikan tujuan, prinsip dan kebijakan ORGANISASI kepada anggota.
c. Membangun/menanamkan kerjsama yang sinergis antara pengurus dan anggota.
d. Memastikan anggota sudah menjalankan hak dan kewajibannya sesuai dengan peraturan yang belaku dalam ORGANISASI.
e. Memberikan saran-saran terkait bidangnya demi perbaikan pelaksanaan program dan aturan yang berlaku dalam ORGANISASI.
Peran Bidang Ekonomi adalah membantu pengurus harian ORGANISASI dalam menjaga dan mengembangkan aset-aset ORGANISASI, untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan berbagai aturan dan program ORGANISASI.
Tugas dan Tanggung Jawab Bidang Ekonomi.
a. Membangun kerjasama yang sinergis dengan pihak swasta maupun birokrasi dalam upaya membangun dan atau mengembangkan usaha-usaha ORGANISASI.
b. Mengelola dan mengembangkan asset-aset ORGANISASI.
c. Menggalang swadaya anggota untuk membangun usaha-usaha ORGANISASI.
d. Menggalang kerjasama dengan pihak manapun yang bersifat tidak terikat, sebagai penggalangan sumber dana ORGANISASI.
e. Memberikan laporan administrative secara continue kepada pengurus harian terkait bidangnya.
Peran Bidang Humas adalah menyebarkan dan menampung berbagai informasi baik keluar maupun kedalam ORGANISASI, untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan berbagai aturan dan program ORGANISASI.
Tugas dan Tanggung Jawab Bidang Humas.
a. Mensosialisasikan tujuan, prinsip dan kebijakan ORGANISASI kepada anggota maupun luar anggota.
b. Membangun kerjasama yang sinergis dengan seluruh lembaga.
c. Memberikan saran-saran terkait bidangnya demi perbaikan pelaksanaan program dan aturan yang berlaku dalam ORGANISASI.
d. Membangun kerjasama yang sinergis dengan pihak swasta maupun birokrasi dalam upaya menguatkan ORGANISASI sebagai organisasi jurnalis.
e. Membangun kerjasama yang sinergis dengan pengurus cabang yang sudah terbentuk.
f. Mendampingi pengurus harian dalam forum-forum resmi cabang dan atau.
g. Menggantikan tugas dalam forum-forum resmi yang diadakan oleh cabang apabila pengurus harian berhalangan sesuai mandat ketua ORGANISASI.
Peran Badan Pengawas adalah melakukan fungsi pengawasan, baik dalam bidang keuangan maupun penerapan kode etik ORGANISASI, untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan berbagai aturan dan program ORGANISASI. Hasil Pemantauan dan Pengawasan akan disampaikan dalam rapat anggota ( bila diperlukan ).
Tugas dan Tanggung Jawab Badan Pengawas.
a. Melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan administrasi Pengurus ORGANISASI.
b. Memantau dan membantu penyebarluasan tujuan, prinsip dan kebijakan ORGANISASI kepada anggota maupun luar anggota.
c. Memantau dan mengawasi penyelenggaraan musyawarah-musyawarah ORGANISASI.
d. Memantau dan mengawasi penerapan dan pelanggaran kode etik ORGANISASI.
e. Memantau dan mengawasi semua transaksi yang diadakan oleh ORGANISASI.
Peran Litbang adalah melakukan evaluasi, bimbingan teknis dan pengembangan potensi ORGANISASI, untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan berbagai aturan dan program ORGANISASI. Hasil evaluasi, bimbingan teknis dan pengembangan potensi akan disampaikan dalam rapat anggota ( bila diperlukan ).
Tugas dan Tanggung Jawab Litbang.
a. Melakukan evaluasi secara menyeluruh apa yang telah dilakukan oleh pengurus maupun anggota ORGANISASI.
b. Menyiapkan dukungan teknis bagi terbentuknya dan terlaksanannya pengembangan potensi ORGANISASI.
c. Membantu pengembangan kapasitas pengurus dan anggota ORGANISASI melalui pelatihan, bimbingan dan pendampingan jurnalisme.
d. Mendorong transparansi dalam pengelolaan keuangan, perkembangan program dan penyebaran informasi ORGANISASI.
e. Memberikan saran-saran terkait bidangnya demi perbaikan pelaksanaan program dan aturan yang berlaku dalam ORGANISASI.